Kutipan diatas yang pernah diutarakan oleh bung Karno beberapa dekade yang lalu sepertinya menjadi sebuah ramalan yang perlahan menjadi sebuah kenyataan. Terjadinya beberapa kali pergantian pemimpin di Negara ini masing-masing memiliki ceritanya tersendiri sesuai dengan zamannya. Maka tak mengherankan jika tuntutan perubahan yang terjadi mesti dibayar dengan pengorbanan yang begitu banyak. Namun bagi sebagian orang hal tersebut merupakan cerita sejarah yang tak pelik hanyalah menjadi sebuah renungan bagi generasi penerus. Akan tetapi, ketika melihat kondisi kekinian yang terus dihadapi oleh bangsa ini lembaran-lembaran tersebut mestinya dijadikan sebagai bagian dalam menentukan sikap dalam menata kehidupan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar